Biografi Christian Huygens Penemu Teori Gelombang Cahaya

Biografi Christian Huygens

Christian Huygens lahir pada tanggal 1629 dan meninggal pada tanggal 8 Juli 1695 di kampung halamannya di Den Haag. Terlahir dari keluarga terpandang Ayahnya yang bernama Constantin Huygens juga merupakan seorang sarjana fisikawan dan seorang diplomat. Dalam hal ini Ayahanda christian berharap anaknya bisa mengikuti jejaknya dan menjadi ilmuan yang hebat.

Dalam jejaknya menuntut ilmu Christian didampingi oleh 2 ilmuwan terkenal yaitu Mersenne dan Descartes. 2 ilmuan tersebutlah yang turut membantu memberi kursus pada Christian. Christian Huygens di beri kursus belajar geomtetri serta mekanika dan kemampuannya dalam memainkan alat musik di rumah hingga berumur 16 tahun.

Karir Chritsian Huygens

Ilmuwan hebat bernama Descartes berhasil membangkitkan semangat Chritsian Huygens dalam mempelajari bidang matematika. Christian Huygens juga belajar hukum dan matematika  bersama Van Schooten seorang pengajar di bidang matematika. Selanjutnya pada tahun 1647 hingga 1649 ia belajar matematika juga pada orang yang berbeda yaitu Jonh Pell. Pada tahun 1649 Chritsian Huygens berhasil menjadi diplomat dan berkunjung ke Denmark untuk bertemu dengan Descartes.

Pada tahun 1651 akhirnya karya ilmiah Christian Huygens di terbitkan yaitu Cyclometriae yang membahas tentang lingkaran dan pada tahun 1654 juga Huygens berhasil menghasilkan De Circuli Magnitude Inventa yang isinya mengenai tentang persoalan ilmiah. Dan di tahun yang sama juga Huygens menemukan metode baru cara pembuatan lensa.

Pada tahun berikutnya Christian Huygens yang memiliki minat pada pembuatan lensa dan teleskop ini berhasil mengamati Satelit di planet Saturnus yaitu Titan. Pada tahun yang sama juga Chrtisan di promosikan untuk menemui Boulliau dan belajar mengenai probabilitas pada Pascal dan Fermat di Paris.

Penemuan Christian Huygens

Penemuan Christian Huygens pada tahun 1659 tentang bentuk sebenarnya dari cincin saturnus dan ilmuwan terkenal lainnya seperti Fabri membenarkan teori dari Chrtisan Huygens. Pada tahun 1661 Chrtisan Huygens terbang ke London untuk ikut serta dalam pertemuan Gresham College yang diadakan oleh lembaga Royal Soicety. Acara ini juga di hadiri oleh para Ilmuwan besar yang ada di seluruh inggris.

Pada pertemuan yang berlangsung di inggris, ia menunjukkan Teleskop yang di buat ke pada raja dan ratu Inggris  untuk mengamati bulan dan saturnus. Di tahun 1663 Huygens secara resmi menjadi anggota lembaga ilmiah Prestisius Royal Society dan menunjukkan rancangan Arloji menggunakan pendulum.

Percobaan dari Huygens mengenai tumbukan benda elastik berhasil membantah teori dari descrates. Pada pertemuan Royal Society di tahun 1688 yang mengangkat tema ini dan membahas tentang kesalahan hukum decorates. Dalam pertemuan ini Royal Society bertanya mengenai tumbukan dan menjawab langsung  melalui percobaan momentum dua buah benda sebelum tumbukan sama dengan momentum keduanya setelah tumbukan, di sinilah tercipta Hukum Kekekalan Momentum.

Editor: Putri Nur Sabrini Anastasia

Referensi :

Wybe Kuitert "Japanese Robes, Sharawadgi, and the landscape discourse of Sir William Temple and Constantijn Huygens' Garden History, 41, 2: (2013) pp.157–176, Plates II-VI and Garden History, 42, 1: (2014). 
Yoder, J. G. (2005), Grattan-Guinness, I.; Cooke, Roger; Corry, Leo; Crépel, Pierre (eds.), "Christiaan Huygens, book on the pendulum clock (1673). 
Andriesse, C.D. (2005) Huygens: The Man Behind the Principle. Cambridge University Press. Cambridge: 354
Miftahul Khair
Miftahul Khair

Oke

Articles: 43