Peran ilmu fisika dalam bidang “Medis”

Semua aktivitas yang selama ini kita lakukan merupakan contoh dari penerapan ilmu fisika, ada banyak hal di sekitar kita yang dapat di jelaskan oleh ilmu fisika, misalnya ketika kita memanaskan air, menyalakan lampu, menaiki kendaraan serta adanya panas dan dingin, dan juga terjadinya siang dan malam. 

Ilmu fisika sangat berkembang pesat dalam kemajuan umat manusia khususnya pada bidang medis, banyak alat yang berhasil di ciptakan dan di kembangkan menggunakan radiasi, gelombang elektromagnetik, listrik, dan juga getaran.

Dalam bidang kesehatan, ilmu fisika di gunakan dalam pembuatan alat medis. Alat yang di buat juga hingga saat ini berkembang pesat dalam membantu mendiagnos penyakit dan juga dalam proses penyembuhan. Pada artikel ini akan di jelaskan berbagai macam alat – alat medis yang umum nya digunakan para dokter. 

1. USG

Ultrasonografi atau USG merupakan sebuah alat yang berfungsi dalam pengambilan gambar dari suatu organ atau struktur yang lainnya menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi. Alat ini menggunakan transuder kecil (probe) dalam mengirim dan merekam gelombang suara kemudian di teruskan ke dalam tubuh. Gelombang yang merambat dengan kecepatan, arah, dan jarak perjalanan yang di laluinya, komputer dapat menerjemahkan informasi ini sebagai gambar dua dimensi layar.

2. Rontgen ( X-Ray) 

 

Rontgen atau X-Ray merupakan sebuah alat yang memanfaatkan radiasi. Prinsip fisika di alat X-Ray ini yaitu ada pada gelombang elektromagnetik, alat ini mendeteksi bagian dalam tubuh manusia yang menampilkan warna hitam dan putih sebagai tanda padat atau tidaknya struktur organ dalam. Contohnya, X-Ray pada tulang manusia menampilkan warna putih yang berarti struktur pada titik itu padat, sedangkan struktur yang tidak padat pada bagian paru-paru, pembuluh darah, otot berwarna lebih gelap.

3. CT Scan

Sama hal nya dengan X-Ray, Computerized Tomography Scan atau yang biasa disebut CT scan memanfaatkan radiasi gelombang elektromagnetik. Tetapi, pengambilan sudut gambar pada alat ini lebih banyak di banding dengan X-Ray yang hanya pada satu sisi saja. Alat ini jauh lebih efektif dalam penggunaan nya untuk mendeteksi organ dalam tubuh di karenakan hasilnya lebih terperinci.

4. Ventilator

Ventilator merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk membantu pernafasan manusia yang tidak dapat bernafas sendiri. Alat ini bekerja dengan cara mengantarkan langsung oksigen ke dalam paru-paru, juga dapat mengontrol proses menghirup dan menghembuskan nafas pasien. Prinsip fisika yang digunakan pada alat ini ada pada tekanan Ventilator dalam menjaga tekanan udara dalam paru-paru.

5. Stetoskop

Stetoskop merupakan alat bantu pemeriksaan yang umum digunakan oleh dokter. Alat ini berfungsi untuk mendengarkan suara dari dalam tubuh, seperti suara detak jantung, bunyi pernapasan atau bunyi usus. Jenis dan intensitas suara-suara ini dapat membantu dokter dalam menentukan diagnosis serta menilai kondisi pasien. Prinsip fisika yang diterapkan pada alat ini adalah prinsip getaran dan gelombang suara. Misalnya, pernapasan menyebabkan gelombang suara yang nantinya akan disalurkan melalui selang stetoskop ke telinga dokter.

Referensi :

Jumini, Sri (2018). Fisika Kedokteran. Wonosobo. 
Caruana, C.J.; Christofides, S.; Hartmann, G.H. (2014-09). "European Federation of Organisations for Medical Physics (EFOMP) Policy Statement 12.1: Recommendations on Medical Physics Education and Training in Europe 2014".

 

 

Miftahul Khair
Miftahul Khair

Oke

Articles: 43