Peran Ilmu Fisika dalam Perkembangan Bidang Pertanian

Secara garis besar, bidang pertanian merupakan salah satu bagian cabang ilmu yang mengedepankan konsep displin dalam pengelolaan serta pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Ilmu ini mencakup beberapa aspek, seperti budidaya tanaman, bercocok tanam, berternak hewan, memanfaatkan mikroorganisme dan juga bionzem yang nantinya dapat di jadikan makanan berupa tempe dan keju.

Fisika memiliki peran penting dalam pengelolaan dalam bidang pertanian, meskipun secara tidak langsung terlihat apa yang melibatkan fisika dengan bidang pertanian, tetapi konsep pada fisika dalam memainkan peran sangat diperlukan untuk memahami fenomena alam yang dapat mempengaruhi tanaman dan lingkungan.

Pada artikel ini akan menguraikan beberapa fungsi ilmu fisika di bidang pertanian.

1.Illuminasi dan Fotosintesis

Ilmu Fisika dalam iluminasi sangat penting untuk memahami perkembangan pertumbuhan tanaman dan lingkungan. Cahaya matahari merupakan sumber energi utama untuk berfotosintesis, proses yang dimana cahaya menjadi energi untuk pertumbuhan tanaman.

2. Suhu dan Termoregulasi 

Prinsip-prinsip fisika termal membantu dalam mengatur suhu lingkungan pertanian. Pengaturan suhu yang tepat sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sistem penghangat, pendingin, dan insulasi dapat diatur berdasarkan konsep fisika untuk menjaga suhu yang ideal.

3. Pengairan suhu dan Hidropolik

Konsep ilmu fisika yaitu memberikan aliran air dan fluida ke tanaman yang berguna untuk membantu dalam merancang sistem pengairan yang efisien. Penggunaan hidroponik dalam pertumbuhan tanaman tanpa tanah dan hanya menggunakan larutan nutrisi dari air.

4. Pengelolaan Energi

Pemanfaatan energi dalam bidang pertanian misalnya dalam pembangkitan listrik atau penggunaan energi surya, menggunakan prinsip-prinsip fisika untuk mendapatkan hasil yang optimal. 

5. Mekanisasi Pertanian 

Fisika terlibat dalam pengembangan alat dan mesin pertanian yang efisien. Pengetahuan tentang gaya, energi, dan gerakan digunakan dalam merancang traktor, alat penggiling, dan peralatan pertanian lainnya.

6. Teknologi Sensor 

Ilmu Fisika memiliki banyak manfaat, salah satunya dalam bidang teknologi. Dalam proses pengembangan teknologi sensor yang digunakan di bidang pertanian untuk memantau kondisi tanah, udara, dan tanaman. Teknologi sensor ini sangat besar pengaruhnya karena dapat membantu para petani mengambil data empiris untuk mengambil keputusan yang tepat.

Referensi :

[Livingstone, GE and Solberg, M. 1978. Food Science. In DN Lapedes (ed) Mc Graw Hill Encyclopedia of Food, Agriculture and Nutrition. McGraw Hill Book, Co. New Jersy.]
[Anonim. 2003. Kurikulum Program Studi Sarjana Teknologi Pangan. Departemen Pangan dan Gizi. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor]
Soeprodjo. 1994. Pengembangan Bidang Ilmu dalam Disiplin Teknologi Pertanian. Konsorsium Ilmu-Ilmu Pertanian, Direktorat Jendral Perguruan Tinggi, Depdikbud. Jakarta.
Lohrmann, Dietrich (1995). "Von der östlichen zur westlichen Windmühle". Archiv für Kulturgeschichte 77 (1): 1–30 (10ff.).
Eugene A. Avallone et. al, (ed), Marks' Standard Handbook for Mechanical Engineers 11th Edition , Mc-Graw Hill, New York 2007.
Miftahul Khair
Miftahul Khair

Oke

Articles: 43