Energi Listrik (Joule): Pengertian & Jenis-jenisnya

Energi listrik (Joule) atau tenaga listrik adalah salah satu jenis energi utama yang bermanfaat bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi listrik (Joule) menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, kereta api listrik, lampu umum, alat pemanasan, memasak, dan lain-lain.

Pada tahun 1879, Thomas Alva Edison menemukan bola lampu yang memiliki energi listrik. Berdasarkan penemuannya itu, bola lampu menjadi salah satu benda yang paling penting di bumi ini untuk menerangkan ruangan. Tidak hanya Thomas Alva Edison, sebelumnya pada tahun 1752, Benyamin Franklin melakukan sebuah percobaan untuk menerbangkan layang-layang saat ada badai. Benyakin Franklin mengikat sebuah kunci logam ke sebuah tali layang-layang untuk menghantarkan listrik.

Kemudian ada Michael Faraday pada tahun 1831 yang menciptakan sebuah dinamo listrik. Dinamo listrik itu dapat menghasilkan arus listrik secara berkelanjutan dengan bentuk yang praktis. Benda ini juga sangat bermanfaat sebagai salah satu komponen mesin suatu alat tertentu hingga saat ini.

Energi listrik dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan pokok energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam). Listrik untuk industri dan perumahan berasal dari pembangkit listrk. Misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya.

Listrik memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar aktivitas manusia berhubungan dengan pemanfaatan energi listrik tak terkecuali di lingkungan. Kemajuan teknologimengakibatkan peningkatan konsumsi energi listrikdan hal ini menyebabkan berkurangnya cadangan sumber energi fosil akibat habis terpakai serta menimbulkan emisi yang dapat mempengaruhi iklim global. Transisi energi dari penggunaan energi fosil menjadi energi baru dan terbarukan mempengaruhi iklim global.

Jenis-jenis Energi Listrik

Terdapat beberapa banyak contoh dan jenis sumber energi listrik sebagai berikut.

  1. Nuklir

Nuklir merupakan sumber energi yang paling padat hingga saat ini. Bahan bakar nuklir merupakan uranium yang mana jika sebanyak 100 kilogram uranium dapat berguna untuk menyalakan lampu dengan daya 100 Watt selama 180 tahun.

  1. Angin

Angin juga merupakan salah satu contoh sumber energi listrik. Salah satunya dengan kincir angin. Dengan memanfaatkan angin, kita tidak lagi memerlukan bahan bakar sehingga bisa memanfaatkan angin sebagai salah sattu sumber untuk listrik. Dengan kecepatan angin yang stabil dan kecang dapat menghasilkan energi yang besar dan stabil.

  1. Panas Bumi

Salah satu contoh sumber energi listrik lainnya adalah panas bumi. Namun, panas bumi cukup sulit untuk didapatkan di sembarang tempat. Meskipun demikian, panas bumi ini adalah salah satu hal yang merupakan sumber listrik tidak akan habis.

  1. Baterai

Apabila kita lihat di ujung baterai terdapat dua buah kutub, yaitu kutub positif dan negatif. Jika bungkus bagian luar baterai dibuka akan terlihat lapisan seng yang berfungsi sebagai kutub negatif. Sementara itu, benda yang berfungsi sebagai kutub positif adalah batang arang yang terdapat di bagian tengah. Serbuk hitam yang merupakan elektrolit mengelilingi batang karbon tersebut.

Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan menjadi konduktor elektrik. Bentuk elektrolit yang berupa serbuk, membuat baterai juga sering disebut elemen kering. Contoh tulisan yang berada di permukaan luar baterai adalah 1,5 volt. Hal itu berarti baterai tersebut bertegangan listrik sebesar 1,5 volt. Volt merupakan satuan dari tegangan listrik.

  1. Sel Surya

Matahari merupakan sumber energi yang sangat besar. Energi matahari berupa energi panas dan cahaya. Seiring perkembangan teknologi, ada beberapa alat yang dapat mengubah energi matahari menjadi energi listrik. Alat yang mampu mengubahnya yaitu sel surya. Sel surya dapat dipasang di atap rumah. Sel surya tersebut akan menangkap energi matahari dan menyimpannya dalam elemen listrik. Selanjutnya, energi tersebut dapat digunakan untuk menyalakan peralatan listrik.

Masing-masing jenis energi listrik (Joule) memiliki keuntungan dan tantangan tersendiri, dan pilihan jenis energi listrik yang digunakan perlu dipertimbangkan berdasarkan faktor ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan.

Editor: Putri Nur Sabrini Anastasia

Referensi :

Jones, D.A. (1991), "Electrical engineering: the backbone of society", Proceedings of the IEE: Science, Measurement and Technology
https://digital-library.theiet.org/content/journals/10.1049/ip-a-3.1991.0001
Moller, Peter; Kramer, Bernd (December 1991), "Review: Electric Fish", BioScience, American Institute of Biological Sciences,
Yunus , Amir , Sahidin, Alauddin , Ashadi , Asrul , Sudirman (2023
https://journals.telkomuniversity.ac.id/jett/article/view/5957/2104
Miftahul Khair
Miftahul Khair
Articles: 20